Senin, 02 Maret 2015

Investasi di Reksadana for Ibu-Ibu Pemula

Pembahasannya rada berat nihhhh....Jadi dulu waktu kuliah ekonomi, pengen banget maen di reksadana...cuman waktu itu harus punya dana minimal 10juta (ajebuset) dan kalopun ga bisa sediain 10jt, minimal kita bisa patungan sama temen2, masing2 bayar 1jt untuk 10 orang...dapet kan dana 10 jt...tapi ya itu...kan saya masih pelajaaaar...duit 1jt darimana coba,haha....

Setelah sekian lamaaaa....dan menahun-lah...saya mulai melirik reksadana lagi...apalagi ibu-ibu tua di kantor saya pada maen reksadana lohhh....aduh jadi malu, saya yang muda ini ga punya investasi apa-apa...plus sekarang ini investasi di reksadana semakin menarik karena minimum pembelian biasanya 500ribu dan bisa autodebet 100rb per bulan...gimana gak cihuy tuh..wkwkwk...

Kemudian makin teracuni dengan teman kantor yang bernama Lisa (haha sebut merek), dia itu kasih tips2 lah gimana milih reksadana, tipsnya sih simple : Lo buka infovesta, liat bagian reksadana, pilih reksadana saham...nah cari deh yang kinerjanya selama 3tahun persentasenya paling tinggi...

Tetep dong dari situ masih bingung...apa itu yang namanya reksadana...mana dulu pas kuliah benci banget sama finance,accounting, dan mahluk2 halus seperti itulah...nah di infovesta itu ada pengertian2 tentang reksadana,okelah sip...itu sebagai dasar pijakan saya...terussss...pilih reksadananya gimanaa....nah, teman saya itu bermain di reksadana panin dana maksima dan panin dana prima, yowis...saya capcipcup dan melihat kinerja panin dana maksima paling tinggi yasud belinya panin dana maksima...hihiihi tapi saya juga sempet cek2 forum ibu-ibu juga yang doyan investasi di reksadana seperti :
1. Theurbanmama
2. Financial advisor
3. Ligwina Hananto
4. Aidil Akbar
Atopun blogger dan hampir sebagian besar usulnya panin dana maksima...

Naahhh....selama 3tahunan sempet naek turun gitu...tapi harga NAB nya tetep tinggi, dan saya tutup mata aja hihihiihi...namanya reksadana saham, buat jangka panjang...dan terbukti sekarang lagi naek lg..
Saya pun sukses meracuni Dasanida....ealah jadi dia yang maniak maen reksadana,sedangkan saya masih aja punya satu reksadana doang dan ngga di top up,wkwkwkwkkw...

Naaah sekarang saya mulai mau menambah reksadana lagi udah punya buntut soale..jadi harus mikir banget deh mau investasi apa...(pengennya investasi properti, apa daya keuangan belum kuat hahahahaha).nama produknya juga rekomendasi dari Dasanida hehehehe...jadi gantian deh saya yang diajarin sama dia...
Nah...yang direkomendasiin Dasanida tuh :
1. Reksadana campuran - Schroder Syariah Balance Fund
2. Reksadana saham - Manulife Syariah Sektor Amanah
3. Reksadana saham - BNP Paribas Pesona Syariah

Lah, syariah semua ya? hihi teman saya itu memang prinsipnya syariah,sehingga oke deh saya ngikutin aja...nah sebelum mengambil fix keputusan item2 tersebut, saya membaca blog adi pramono, nah tambahan dari saya nih liat fund fact sheetnya...grafiknya diatas benchmark atau tidak...
Dannnn meluncurlah saya ke Commonwealthbank di jatinegara...kalau menurut analisa profil resiko, saya termasuk yang berimbang..jadi seharusnya saya menginvestasikan dipendapatan tetap 35%,saham 30%, pasar uang 25%,kas/deposito 10%  dengan jangka waktu investasi 3-4tahun...eh tapi saya malah banyak main di reksadana saham,hihiihihihi...Menurut bagian marketing Commbank, 3 reksadana pilihan saya tersebut performancenya ok...
Okelah gapapa,next time saya akan coba di pendapatan tetap...dan udah punya kecengan sih :
1. BNP Paribas Prima II
2. Schroder Dana Mantap Plus II
3. Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II
Tar deh dicek dulu kinerjanya, mau pilih yang mana dari 3 item itu..
 
Btw, emang enak ya beli di Commbank...secara dia supermarketnya reksadana, satu account bisa beli beberapa reksadana...dan di Commbank saya milih yang tiap bulan di debet langsung dari rekening,supaya rajin lah investasinya wahahaha...

Oya...ada satu hal yang mengganjal nih tentang reksadana, bahwa investasi ini tidak ada penjaminnya...berbeda bila kita menabung di bank, ada penjaminnya yaitu LPS (CMIIW)..saya nanya dong saya marketingnyaa...nah menurut marketingnya, ada kasus seperti itu memang, jadi kinerja suatu reksadana tuh tidak oke dan makin menurun, meskipun tidak ada penjaminnya tapi Manajer Investasinya bertanggung jawab mengembalikan dana para investor dengan catatan NABnya mengikuti NAB sekarang (disaat harganya 'nyungsep')...hmm, itu bisa saya terima, tapi mungkin semuanya akan kembali lagi pada kebijakan Manajer Investasinya..ya kalo saya sih sebagai investor ya emang pengennya dana investasi dikembalikan lagi sih...semoga pemerintah Indonesia membuat kebijakan mengenai peraturan reksadana ini yahhh..
Karena kalau dipikir2...para perusahaan di Indonesia ini kan memerlukan dana segar dari investor, salah satunya adalah investor perseorangan seperti saya yang hanya bisa mencicil dalam melakukan investasi..tapiii kalau orang seperti saya ini dikali jumlah 25% dari penduduk Indonesia? lumayan banget kannnn...nah kami-kami ini perlu diberikan perlindungan semisal ada gonjang-ganjing,alahhh gaya bener deh...

So, ada yang mau share tentang reksadana?? saya masih awam n masih belajar sih...jadi mari kita saling menuntut ilmu dan membuat Indonesia kearah lebih baik...(ihhh keren banget bahasanya...ialah...Indonesia lebih baik akan membuat masyarakatnya menjadi lebih baik juga dooong...)


1 komentar:

  1. FBS Indonesia Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami trading forex fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
    3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

    Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :

    Tlp : 085364558922
    BBM : FBSID007

    BalasHapus