Senin, 05 September 2011

Choi Pan

Pertama kali kenalan dengan Choi Pan ini adalah saat saya masih kursus di Goethe Institut Jakarta, bosen dengan makanan berat yang dijual di kantin, mata saya melirik pada 4-5 pcs camilan dalam plastik mika yang berbentuk seperti dim sum....saya tergoda untuk membelinya karena murah dan ngga sempat nanya ke penjualnya, " itu apa ?" karena terlalu berharap itu hakau,hahahahahahhahaaa...........pas dimakan, agak sedikit aneh, krenyes2 dengan rasa gurih dan tentunya rasa bawang putih goreng yang saya suka sekali...meskipun aneh, tapi saya suka, dan seterusnya saya menjadi pembeli setia Choi Pan di Goethe Institut...



Choi Pan saya temui lagi di ruko Cempaka Mas dengan rasa yang sama persis hanya size lebih besar dan saya menjadi pembeli setia di ruko tersebut...jalan-jalan ke Carrefour ITC Cempaka Mas, ternyata ada toko kue yang menjual Choi Pan di sana, hanya saja sizenya lebih besar dari yang di ruko Cempaka Mas,harga lebih mahal dan dijual per pcs, bukan dalam bentuk plastik mika.

Usut punya usut, teman kantor saya yang orang Pontianak bilang bahwa kue itu terbuat dari ebi dan bengkoang dan berasal dari Pontianak karena maminya suka membuat kue ini...waktu itu sih saya belum kebayang untuk masak-masak, ngurus urusan kantor aja udah puyengnya minta ampun, apalagi masak?? hehe...

Nah, saat saya lagi kangen berat Choi Pan, dan malas untuk ke Goethe Institut apalagi ke Cempaka Mas....saya hanya bisa menahan rasa kangen ini....dan kangen ini terbalas sudah dengan saya mempraktekkan resep yang di dapat dari mba Wina via milis NCC...makasi ya mba :D

Bagi saya, kesulitan dalam membuat Choi Pan ini adalah saat menggilas, dan saat membentuk menjadi bentuk pastel (saya pake cetakan pastel), karena selalu robek dan kalaupun ngga robek, eeeh pas selesai di kukus robeknya....jadi diperlukan kecermatan kita dalam mengira2 tebal kulit Choi Pan...

Soal rasa? sama persisssss dengan yang saya beli jaman dahulu kala...senangnyaaaa :)


Adonan Kulit :
  • 150 gr tepung tepung beras 
  • 50gr tepung sagu tani 
  • 1/2 sdt garam  
  • 500ml air 
  • 3 sdm minyak goreng

Adonan Isi :
  • 200 gr bengkuang,potong korek api, peras airnya. 
  • 2 biji wortel, dipotong korek api (bisa di-skip klo tidak suka - saya tidak pakai) 
  • 3 sdm minyak sayur
  • 5 siung bawang putih, cincang 
  • 50 gr ebi, seduh/goreng, cincang (yang ini kudu pake, biar wangi) 
  • 50 gr udang basah yang kecil-kecil (boleh pakai/ boleh tidak - saya tidak pakai) 
  • 1 sdm gula pasir
  • garam dan merica secukupnya
  • Saya tambahkan : Sedikit air untuk mengempukkan bengkuangnya

Saus bawang putih:
  • 5 buah  bawang putih, cincang halus 
  • 50 ml minyak goreng

Saus cabe : (saya ga pake, saya cukup pake saos sambal botolan yang diencerkan dengan sedikit air matang)
  • 50 gr cabai merah, buang biji, rebus, haluskan 
  • 250 ml air
  • 25 gr gula pasir
  • 2 sdm cuka
  • 1 sdt garam 
  • 2 siung bawang putih, haluskan

Cara membuat :
  1. Adonan isi : panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum. Masukkan semua bahan, masak hingga matang. Angkat. 
  2. Adonan kulit : campur semua bahan untuk kulit jadi satu, Aduk diatas api kecil hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk (tidak perlu tunggu sampai mendidih, karena adonan akan menjadi menggumpal dan kalis dengan api kecil dan proses pengadukan yang terus menerus). Jika saat membentuk adonannya masih lengket, boleh tambahkan sagu tani sedikit (jangan terlalu banyak sagu dapat membuat kulitnya jadi alot)
  3. Ambil adonan kulit secukupnya, isi dengan adonan isi, lalu dibentuk seperti hakau/pastel . Lakukan hal yang sama hingga adonan habis.
  4. Kukus choi pan dengan api besar selama ± 15 menit atau hingga matang. Angkat, hidangkan panas-panas dengan saus cabe dan taburan bawang putih goreng.
  5. Saus bawang putih : Goreng bawang putih dengan minyak sampai kecoklatan, tiriskan
  6. Buat saus cabe : campur semua bahan untuk saus hingga rata

Note :
  • Agar pada saat kukus choi pan tidak menempel di dasar kukusan, lebih baik kukusan dialasi plastik yang sudah diolesi minyak goreng. 
  • Usahakan choi pan tidak menempel satu sama lain pada saat dikukus (soalnya suka pada sobek kulitnya)
  • Saat menggilas tipis kulit choi pan, alasi plastik di bawah dan di atas adonan kulit choi pan 

2 komentar:

  1. kalau ngak mau repot bisa pesen ke MA COI (Choipan Nikmat dan Sehat) di 0812.9388.3000 / BBM 7A0E63A3 .. Thanks

    BalasHapus
  2. Ayo, dapatkan freechip dengan cara mendaftar di INSTA88 di permainan sabung ayam S128
    USER ID Anda sudah terisi saldo dengan cuma cuma tanpa harus deposit

    NO HP: +6281315983911
    BBM: 2BD903FA
    LINE: CS_INSTA88
    WECHAT: CS_INSTA88

    LINK ALTERNATIF
    www.insta88.com
    www.insta88.net
    www.insta88.org
    www.centre88.net
    www.lexusbet.net
    www.lontongsate.com
    www.satelontong.com
    Bantu sebarkan ke teman juga
    Terima kasih

    BalasHapus